ANALISIS AISAS (KEIZHA P & YEHEZKIEL ART)


Analisis Teori AISAS Dengan Visi-Misi Calon Ketua dan Wakil BEM, No Urut 07 Universitas Buddhi Dharma

Teori AISAS adalah teori yang membantu dalam aspek pemasaran yang berupa Attention, Interest, Search, Action, dan Share. Seiring perkembangan zaman, AISAS merupakan perkembangan dari teori AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) sehingga bersifat lebih modern dan terkini sesuai dengan era globalisasi. AISAS lebih dikenal dengan model marketing di era digital. 
Maka dari itu, AISAS hadir karena perkembangan teknologi dan media sosial.

Lalu bagaimana konsep AISAS dapat berkesinambungan dengan visi-misi calon ketua dan wakil BEM no urut 07? Mari simak visi dan misi nya terlebih dahulu!
VISI
Mewujudkan BEM menjadi pusat gerakan mahasiswa yang progresif, inklusif, dan berintegritas yang memiliki semangat kerja sama dan inovasi untuk menjawab tantangan zaman.
MISI
1. Transparansi dan Integritas: Tata kelola organisasi yang transparan, termasuk laporan kegiatan dan keuangan yang diusahakan terbuka, dan membudayakan integritas dalam setiap program BEM dengan akuntabilitas yang nyata.
2. Pengembangan Mahasiswa yang Holistik: Memungkinkan soft skill seperti leadership, entrepreneurship, dan berbicara di depan umum; mendorong kompetisi, penelitian, dan kreativitas mahasiswa.
3. Kolaborasi dan Advokasi Mahasiswa: Memberikan ruang untuk diskusi aktif dengan dosen, kampus, dan pihak eksternal; mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi secara aktif dalam masalah lingkungan kampus, dan mengambil bagian dalam gerakan kampus hijau, seperti mengurangi plastik, bank sampah, dan acara hijau lainnya.

Kami juga akan berusaha untuk memajukan bagian digitalisasi dan inovasi seperti meningkatkan layanan mahasiswa melalui platform digital, seperti pusat informasi akademik dan aspirasi online serta mengembangkan inovasi berbasis teknologi, seperti konten pendidikan digital dan sistem informasi online. Tak kalah penting, kesejahteraan dan Kesehatan mental mahasiswa adalah yang utama.
Maka dari itu, kami ikut serta untuk membangun program yang membantu satu sama lain seperti, membuat acara yang meningkatkan kesadaran kesehatan mental, seperti seminar atau minggu kesehatan mental, atau membuka ruang aman untuk mendengar keluh kesah serta memanusiakan manusia.

Teori AISAS dengan Vis-Misi

1. Attention – Menarik Perhatian
- Visi: "Mewujudkan BEM menjadi pusat gerakan mahasiswa yang progresif, inklusif, dan berintegritas..."
Kata kunci seperti “progresif, inklusif, integritas, inovasi” sangat kuat dan kekinian. Kalimatnya memancing perhatian karena menunjukkan arah perubahan dan idealisme, sesuai dengan semangat mahasiswa yang kritis dan ingin maju.
- Efek AISAS: Visi ini efektif menarik perhatian audiens yang mendambakan BEM sebagai wadah yang benar-benar berdampak.

2. Interest – Menumbuhkan Ketertarikan
Misi 1: Transparansi & Integritas
Misi 2: Pengembangan Mahasiswa secara Holistik
Misi 3: Kolaborasi dan Advokasi
Misi-misi ini menyasar kebutuhan nyata mahasiswa:
- Kepercayaan terhadap BEM (transparansi).
- Pengembangan diri dan karier (soft skill, riset, kompetisi).
- Keterlibatan aktif dan kepedulian lingkungan (advokasi, kampus hijau).
- Efek AISAS: Misi menciptakan ketertarikan karena menjawab “apa manfaat nyata untuk mahasiswa”. Ini memperkuat engagement emosional dan rasional.

3. Search – Pencarian Informasi Lanjutan
Visi & misi ini mendorong mahasiswa untuk mencari tahu lebih lanjut dan menimbulkan beberapa pertanyaan bagi mahasiswa yang mendengar, seperti:
"Program apa saja yang akan dilakukan?"
"Gimana bentuk transparansinya?"
"Apa contoh kegiatan holistik yang dirancang?"
- Efek AISAS: Mendorong mahasiswa untuk eksplorasi lebih jauh melalui media sosial, diskusi, dan debat kandidat.

4. Action – Tindakan Nyata
Tentu saja para mahasiswa dan kampus mengharapkan BEM dapat merealisasikan visi-misi dengan selaras dan berdampak baik bagi kampus. Maka dari itu, kami juga membutuhkan Tindakan yang membantu kami berdiri. Karena kami tidak akan menjadi kenyataan jika bukan karena dukungan mahasiswa. Tindakan yang diharapkan adalah:
- Mendukung paslon nomor 7
- Berpartisipasi dalam pemilu BEM
- Terlibat dalam program BEM ke depan
- Efek AISAS: Jika dikomunikasikan dengan tepat, visi dan misi ini bisa menggerakkan mahasiswa untuk memilih dan ikut berkontribusi dalam kegiatan paslon setelah terpilih.

5. Share – Berbagi Informasi/Pengalaman
Ketika paslon 07 terpilih, kami membutuhkan gagasan yang mendukung agar Masyarakat luas dapat mengetahui tentang kegiatan BEM serta nama baik kampus semakin di depan, seperti: 
- Gerakan kampus hijau
- Transparansi organisasi
- Kegiatan pengembangan soft skill
Tentu saja kami akan memudahkan untukdijadikan konten lalu dibagikan di media sosial (reels, story, carousel, dll). 
-Efek AISAS: Mahasiswa bisa dengan bangga membagikan aktivitas BEM dan pencapaian mereka, menciptakan efek viral & legitimasi sosial.

Kesimpulan Analisis
Visi dan misi paslon nomor 07 selaras dengan tahapan AISAS, karena:
Tahapan AISAS, Kesesuaian Visi Misi. 
Attention = Kata kunci kuat, gaya bahasa visioner.
Interest = Menjawab kebutuhan mahasiswa secara nyata.
Search = Memicu rasa ingin tahu terhadap program dan eksekusinya.
Action = Mendorong dukungan dan partisipasi aktif.
Share = Memberikan potensi konten inspiratif dan berdampak.
➡ Ini menunjukkan bahwa visi-misi paslon nomor 07 efektif dikemas untuk komunikasi digital kampanye, sekaligus mampu membangun keterlibatan mahasiswa jangka panjang.

Maka dari itu, kami dengan bangga memperkenalkan visi-misi kami serta hubungannya dengan Teori AISAS. Gerak nyata, Suara kita! Kami percaya bahwa BEM Universitas Buddhi Dharma akan berdiri dengan gagah jika mahasiswa bersatu di dalamnya. Kami berharap dengan nomor urut 07, BEM Universitas Buddhi Dharma semakin berkembang pesat hingga memajukan kampus dengan citra yang baik.

Keizha Paramitta (25040006)
Yehezkiel Art (25040023)

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS ANALISIS STRUKTUR AISAS FRICILIA & RIZKY

Tugas Analisis AISAS (Reminov Kaparo & Angelica)

ANALISIS POSTER MELISA & KANIA